Pengusutan Kasus Gedung Asrama Haji Transit Palu Terkesan ditutupi

2 min read
0
56

Foto : Ilustrasi

PALU,SULTENGNEWS.com – Dugaan kasus Korupsi Pembangunan Gedung Asrama Haji di Kota Palu yang menelan anggaran APBN sebesar Rp. 43 Miliar di Tahun 2017 silam hingga saat ini belum ada kejelasan dari Polda Sulawesi (Sulteng) Tengah serta Kejaksaan Tinggi Sulteng.

Hal tersebut seharusnya sudah rampung karena masa kerja atau tenggang waktu 180 hari yang pekerjaannya di mulai sejak 22 Juni 2017.

Saat dikonfirmasi via sultengnews.com, Pelaksanaan kegiatan proyek gedung Asrama Haji, Wawan enggan berkomentar alias memilih diam terkait hal itu.

Sementara itu, Humas Kejati Sulteng, Andi Rio SH, saat dikonfirmasi melalui telepon selular Kamis (6/9/2018) kemarin mengungkapkan bahwa kasus tersebut masih dalam proses tahapan awal penyelidikan dan sementara dalam status penetapan tersangka.

“Kasus itu masih kami dalami, saat ini masih tahapan awal penyelidikan dan dalam proses penetapan siapa tersangkanya,” cetus singkatnya.

Diakhir kesempatan, pihak Kejati Sulteng maupun pihak Polda Sulteng melalui penyidik Tipidkor berharap kasus itu menunggu proses pengusutan guna kepentingan penyelidikan lebih mendalam, barulah bisa di ekpose ke surat kabar maupun media online.

Dari pantauan media Sultengnews.com saat mengkonfirmasi narasumber. Kasus yang menelan dan merugikan anggaran miliaran rupiah tersebut seakan-akan ditutupi. BIM

Load More Related Articles
Load More In Hukum & Kriminal

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga...

BNN Kota Palu Terget Pengedar Shabu – Shabu di Wilayah Tavanjuka-Tatanga

PALU,Sultengnews.com– Pacsa diamankanya ketiga orang yang diduga sebagai pelaku peny…