NDB: Tiga Sektor Utama Pembangunan Perekonomian Sulteng

3 min read
0
228

Membangun suatu daerah adalah membangun perekonomianya. Tentu, dalam aspek perekonomian, mesti di perhatikan prospeknya dimasa depan dan juga sisi produktifitas yang bisa meningkatkan pendapatan daerah. Tak terkecuali Sulawesi Tengah, mesti ada pemilahan basis perekonomian utama sebagai penyanggah ekonomi.

Oleh : Nurmawati Dewi Bantilan

Anggota DPD RI Nurmawati Bantilan menyampaikan pandanganya dalam menyikapi hal ini.

“Sulawesi Tengah mesti mengambil kebijakan satu langkah lebih maju. Hal ini untuk mengejar produktivitas dan pendapatan yang setara dengan beberapa provinsi maju” ujar senator asal Sulteng ini.

Calon Gubernur yang menggunakan tagline “Sulteng Baru” ini menganggap bahwa kebijakan ekonomi mesti berani untuk mengambil langkah-langkah baru. Seperti mendorong RPJMD pada sektor-sektor vital yang mampu menunjang peningkatan pendapatan daerah.

” Ada tiga sektor yang jika mampu di kelolah dengan baik, dapat menjadi sumber pendapatan yang efektif. Sektor Industri Logam, Sektor Pariwisata, dan Ekonomi Digital ( E Commerce)” ungkapnya.

Sektor olahan bahan mentah seperti logam memang memiliki investasi yang tinggi. Namun, kadangkala tidak linear dengan dengan kapital yang mengalir keluar dengan kapital yang masuk di daerah.

“Pemerintah mesti memiliki otoritas yang mengukuhkan kedaulatan suatu daerah. Investasi penting, namun juga harus dapat meningkatan pendapatan daerah dan perekonomian rakyat. Artinya, harus ada kebijakan yang memastikan bahwa investasi patuh pada logika dan sistem yang di atur oleh pemerintah. Investasi tidak boleh lebih superior dibanding pemerintah” ujarnya.

Pariwisata juga harus terus di eksplorasi dan di moderenkan, namun, tidak mesti meninggalkan nilai-nilai keluhuran dan identitas budaya.

“Elaborasi atas Pariwisata dengan menjunjung tinggi kultur dan kearifan lokal, dipadukan dengan aspek modernitas serta terbuka akan dapat menjadi ikon dan pendapatan daerah. Sulawesi Tengah kaya akan potensi ini, sehingga harus di maksimalkan potensi pariwisata ini” lanjut Calon Gubernur Sulteng ini.

Puncak dari “Sulteng Baru” adalah Sulteng yang melek tekhnologi. Saat ini, usaha ekonomi digital juga menjadi sektor yang menjanjikan dan banyak di minati. Selain karena akses mudah, juga jangkauan sangat luas.

“Pemerintah mesti mendorong maju tatakelola pemerintahanya. Dalam sisi ekonomi, usaha-usaha kreatif berbasis tekhnologi mesti di dorong. Kita memastikan bahwa usaha berbasis IT atau di kenal istilah ekonomi digital dapat menjadi satu sumber pendapatan daerah apabila di kelolah dengan sangat baik” ungkapnya.***

Load More Related Articles
Load More In Opini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga...

Bangkit Dari Bencana Dengan Agribisnis

Agribisnis menurut Bungaran Saragih (2010) merupakan suatu konsep pertanian yang menginteg…