NDB: Sulteng Butuh Pembangunan Yang Meminimalisir Ketimpangan

3 min read
1
463

PALU, SULTENGNEWS.com – Sulawesi Tengah (Sulteng) memang berhasil mempertahankan pertumbuhan ekonominya, walaupun baru dilanda bencana alam yang dahsyat di 4 Kabupaten/Kota.

Namun, menurut klaim pihak Badan Pusat Statistik (BPS) dan Bank Indonesia (BI), pertumbuhan ekonomi khususnya tahun 2018 tumbuh di angka 6,30 persen atau naik dari prediksi awal 6,01 persen.

Anggota DPD RI Dapil Sulteng, Nurmawati Dewi Bantilan dalam rilisnya yang dikirim ke redaksi seltengnews.com pada Kamis (17/7/19) mengatakan, pertumbuhan ekonomi Sulteng layak diapresiasi, namun tidak mesti berjumawa, sebab masih ada tugas bersama dan prioritas dibalik pertumbuhan ekonomi yang meningkat tersebut.

“Berdasarkan rilis Badan Pusat Statistik (BPS) Sulawesi Tengah, Bulan September 2018 Angka Rasio Gini berada di angka 0,317. Ini angka yang cukup timpang berdasarkan pengeluaran penduduk,” ujar NDB sebutan akrab Nurmawati Dewi Bantilan yang merupakan singkatan dari namanya.

Menurut NDB, Rasio Gini Sulteng yang berada di angka 0,317, menandakan bahwa pengeluaran antara kaya dan miskin sangat timpang. Artinya, pertumbuhan ekonomi kita tidak berbanding lurus dengan pemerataan kesejahteraan rakyat. Sebab, pertumbuhan ekonomi ini masih dominan di sektor menengah ke atas.

Pertumbuhan ekonomi kata NDB, memang di hitung secara akumulatif, karena semua sektor ekonomi menjadi masuk dalam hitungan angka tersebut. Sebab sektor yang paling banyak menyumbang angka pertumbuhan ekonomi Sulteng masih didominasi oleh sektor Pertambangan dan Perkebunan yang notabene adalah korporasi dan memiliki investasi yang besar.

“Kita memang harus mendorong pertumbuhan ekonomi suatu daerah. Namun kita memiliki tanggungjawab untuk membangun dan menumbuhkan pendapatan rakyat. Amanah ini harus jadi beban bersama untuk peningkatan hajat hidup rakyat Sulteng. Mungkin pertumbuhan ekonomi sedikit melambat, asal tingkat ketimpangan itu dapat diperkecil, itu akan lebih baik untuk rakyat utamanya rakyat kecil,” ucap Senator asal Sulteng ini.

Sebagai salah satu kontestan yang sudah menyatakan diri maju dalam kontestasi Pemilihan Gubernur (Pilgub) Sulawesi Tengah tahun 2020 mendatang, NDB sangat konsen dengan isu-isu perekonomian karena berkaitan langsung dengan kesejateraan masyarakat.

“Saya siap maju dalam Pilgub Sulteng adalah untuk satu ikhtiar mendorong kesejahteraan rakyat. Angka ketimpangan antara kaya dan miskin mesti diturunkan, kita ingin membangun Sulawesi Tengah dari peningkatan ekonomi menengah kebawah. Pembangun kita mesti berbasis pada kesetaraan” pungkasnya. Ful

Load More Related Articles
Load More In Sulteng

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga...

Asal Usul Nama Rusdy Mastura

Sore itu di tepian Pantai Kayamanya, Kabupaten Poso. Pria berkulit gelap dengan senyum yan…