Longki : Gerindra Tak Bersedih Ditinggalkan Samsurijal Labadjo

4 min read
0
1,155



PALU, SULTENGNEWS.com – Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Gerindra Sulawesi Tengah (Sulteng), Drs. Longki Djanggola, M.Si menanggapi pengunduran diri ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten Tojo Una – una, Samsurijal Labadjo.

“Ketua DPC Touna mengundurkan diri, tidak membuat Partai Gerindra bersedih. Bahkan bila sudara Ijal juga masih dipartai Gerindra tidak membuat Partai Gerindra menang,” tulis ketua DPD Gerindra Sulteng, Longki Djanggola melalui pesan di WhatsApp saat dikonfirmasi terkait pengunduran diri ketua DPC Gerindra Tuona, Senin (27/5/2019).



Dikatakan, malah dimasa kepemimpinan Samsurijal Labadjo pada Pemilihan Legislatif (Pileg) tahun 2019 ini, Partai Gerindra kehilangan 1 kursi di DPRD Kabupaten Touna jika dibandingkan dengan Pileg tahun 2014 lalu.

Menurut mantan Bupati Parigi Moutong dua periode ini, pindah partai atau pindah dukungan dalam politik itu hal yang biasa. Bahkan bagi Samsurijal Labadjo kata Longki, itu biasa sekali pindah – pindah dukungan.

“Pengalaman waktu dukung mendukung secara internal terhadap calon DPR RI dari Partai Gerindra lalu. Tentu yang paling tau alasan adalah Ijal dan kami semua sudah tau siapa Ijal tersebut,” ujar Longki.

Terkait pengganti Samsurijal Labadjo, Longki mengaku sudah menunjuk Kordinator Wilayah (Korwil) Touna yakni Salmin Haedar sebagai Plt ketua DPC Kabupaten Touna.

“Plt sudara Ijal adalah Korwil Kabupaten Touna, sdr Salmin Haedar, SH.,MH sampai terpilihnya secara defenitif ketua DPC Gerindra Kabupaten Touna,” tandas Longki kepada media ini.

Menanggapi pernyataan ketua DPD Gerindra Sulteng, Samsurijal Labadjo mengungkapkan bahwa semua orang di Gerindra Sulteng tahu bahwa sejak Gerindra kepada dirinya untuk menjadi ketua DPC Gerindra Touna, tidak ada pengurusnya baik tingkat kecamatan apalagi ranting.

“Tugas pertama saya setelah mendapat mandat menjadi ketua, saya baru melakukan konsolidasi membentuk kembali pengurus di 12 kecamatan dan ranting disemua desa di wilayah Kabupaten Touna,” tulis Samsurijal Labadjo melalui pesan WhatsApp yang dikirim ke redaksi sultengnews.com, Senin (27/5/2019).

Tugas kedua lanjut Samsurijal, dia mengadakan kendaraan operasional kepada semua ketua kecamatan berupa kendaraan roda 2 untuk menunjang kerja – kerja mereka di lapangan, sehingga sampai saat ini infrastruktur Partai Gerindra di Touna sudah lengkap sampai ke desa – desa.



“Pengadaan kendaraan operasional roda 2 untuk ketua – ketua PAC tersebut adalah dari dana pribadi saya, karena partai tidak ada post anggaran untuk itu,” katanya.

Mengenai pengurangan kursi di DPRD Touna, itu karena sistem Pemilu tahun 2019 menggunakan metode Sainte Lague. Namun secara total perolehan suara Gerindra meningkat dari 6.490 suara tahun 2014, menjadi 7.506 tahun 2019 ini. bahkan pasangan Prabowo Subianto – Sandiaga Uno berhasil menang di Touna dengan angka kemenangan 53 persen. FUL

Load More Related Articles
Load More In Politik

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga...

Relawan NDB Buol Resmi Terbentuk di 11 Kecamatan

Relawan NDB di Buol yang telah resmi terbuntuk. Bahkan relawan tingkat kecamatan di 11 kec…