Ketua Utama Alkhairaat Difitnah, Polisi Didesak Segera Tuntaskan

5 min read
0
683

Perwakilan dari Aliansi Umat Islam-Sulteng Menangkal Radikalisme saat menemui pihak Polda Sulteng, Kamis (21/11/2019). (FOTO: MAL)

PALU, SULTENGNEWS.COM – Serangan terhadap pribadi Ketua Utama Alkhairaat, Habib Saggaf bin Muhammad Aljufri oleh Ketua Aliansi Nasional Anti Syiah (ANNAS) Sulteng, M. Sadiq di akun media sosialnya, adalah fitnah dan dusta.




Hal inilah yang membuat massa dari Aliansi Umat Islam-Sulteng Menangkal Radikalisme, Kamis (21/11), mendatangi pihak Polda Sulteng, guna mendesak agar kasus yang telah dilaporkan itu, segera dituntaskan.

Aliansi yang merupakan gabungan dari sejumlah elemen, seperti Ikatan Alumni Alkhairaat, Ikatan Alumni Alkhairaat Madinatul Ilmi Dolo (IKA-MILD), Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Palu, dan sejumlah majelis ta’lim itu diterima Kasubdit Penmas Polda Sulteng, Kompol Sugeng Lestari dan penyidik.

“Pernyataan Saudara M. Sadiq Alhabsyi di akun media sosialnya yang menyebutkan bahwa Habib Saggaf bin Muhammad Aljufri selaku Ketua Utama Alkhairaat telah menjadi pengikut syiah adalah pernyataan dusta dan fitnah,” tegas Sekretaris Jendral (Sekjen) Pengurus Pusat (PP) Ikatan Alumni Alkhairaat (IKAAL), Abdul Haris Abdullah.

Menurutnya, apa yang disampaikan Sadiq adalah pencemaran nama baik dan ujaran kebencian yang secara sengaja dilakukan untuk menyerang pribadi Ketua Utama Alkhairaat.

Untuk itu, kata dia, pihak Polda Sulteng harus segera memproses, mengusut dan menuntaskan kasus tersebut hingga ke pengadilan dan memenjarakan terlapor jika sudah memenuhi unsur-unsur pidana UU ITE.




“Kami juga menyerukan kepada seluruh umat Islam untuk menjaga persatuan dan kerukunan sesama umat Islam dan antar umat beragama serta menjauhi faham radikalisme dan terorisme yang dapat menimbulkan instabilitas dan memecah belah persatuan dan kesatuan,” katanya diamini Ketua Umum Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Palu, Amsir Alhanafi.

Menanggapi tuntutan tersebut, pihak Polda Sulteng menyatakan bahwa saat ini proses hukum terhadap Sadiq sedang berjalan. Pihaknya sudah memeriksa sejumlah pihak, termasuk Sadiq.

Jika semua proses penyelidikan telah selesai dan telah memenuhi unsur, barulah pihaknya akan melanjutkan ke tahap berikutnya, dalam hal ini penetapan tersangka.

Sementara perwakilan massa dari Ikatan Alumni Alkhairaat Madinatul Ilmi Dolo (IKA-MILD), mengatakan, Alkhairaat telah melahirkan output alumni yang memiliki corak pemikiran keislaman moderat progresif.

“Alumni madrasah Alkhairaat telah menjadi kontribusi penting terhadap tumbuhnya muslim moderat di Indonesia Timur secara keseluruhan,” katanya.

Peran tersebut, lanjut dia, tidak lepas dari Guru Tua sebagai pendirinya dan Habib Saggaf bin Muhammad Aljufri sebagai lokomotif utama tokoh Islam moderat di Sulawesi Tengah khususnya dan Kawasan Timur Indonesia pada umumnya.




Namun, kata dia, tidak sedikit kalangan yang membenci pengaruh dari para ulama tersebut. Kebencian itu terutama datang dari kalangan penganut faham Takfiri atau Islam fundamentalis-radikalis.

“Mereka berupaya secara sistematis untuk mendelegitimasi pengaruh ulama-ulama moderat di tengah-tengah umat dengan cara menyerang pribadi tokoh-tokoh tersebut. Serangan itu menyasar hampir semua ulama-ulama moderat di lndonesia bahkan ulama dunia. termasuk dalam hal ini adalah Habib Saggaf bin Muhammad Aljufri. Tuduhan sesat, kafir pun dilekatkan pada mereka. Menuduh mereka sebagai Ulama Su’ (ulama jahat) yang telah berafiliasi dalam kelompok aliran sesat,” tutupnya.

Sumber : MAL Online

Load More Related Articles
Load More In Hukum & Kriminal

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga...

Siswi SDN 2 Birobuli Diculik Orang Tidak Dikenal

FOTO : ILUSTRASI PALU,SULTENGNEWS.COM – Seorang siswi kelas 1 di Sekolah Dasar Neger…