Kemenpora Godok Rencana Hari Bersepeda Nasional

3 min read
0
138

 

SELTENGNEWS.com – Kementerian Pemuda dan Olahraga sedang menggodok rencana adanya Hari Bersepeda Nasional, terkait tingginya animo masyarakat terhadap aktivitas gowes tersebut.

Rencana itu lahir seiring dengan agenda Gowes Pesona Nusantara yang sudah dilakukan semenjak 13 Mei lalu. Kemenpora banyak mendapat masukan dari masyarakat, melalui komunitas maupun pemerintah daerah, mengenai adanya Hari Bersepeda Nasional. Selain itu, ada pula keinginan masyarakat terhadap adanya jalur khusus sepeda dan ruang parkir khusus sepeda di berbagai tempat umum.

Merespons hal itu Kemenpora kemudian melakukan sejumlah dialog dan diskusi, mulai dari lintas kementerian, komunitas sepeda, serta stakeholder lain. Disepakati memang perlu ada gerakan berupa pencanangan Hari Bersepeda Nasional. “Animo dan aspirasi keinginan yang lebih besar lagi pada saat Gowes Nusantara. Karena itu kami akan mengadakan pertemuan untuk rencana itu di Sragen, Jawa Tengah. Kebetulan berakhirnya di sana,” kata Deputi III Bidang Pembudayaan Olahraga Raden Isnanta dalam jumpa pers di Kemenpora, Jumat (17/11/2017).

Menurut Isnanta ada enam alternatif tanggal untuk Hari Bersepeda Nasional. Ada tanggal 19 November yang jadi perhelatan rute akhir Gowes Pesona Nusantara. Lalu 13 Mei 2017, yang menjadi tanggal awal mula Gowes Pesona Nusantara, juga tanggal pertama kalinya Presiden RI Joko Widodo membagi-bagikan sepeda, dan beberapa usulan lainnya.

“Nah, itu semua akan kami kaji lagi saat di Sragen pada 19 November nanti seperti apa. Nah, dari hasil kajian itu kami akan ajukan kepada Bapak Jokowi untuk ditetapkan tanggal yang pas untuk Hari Bersepeda Nasional. Sejauh ini baru enam usulan. Jumlah itu bisa saja bertambah nanti saat kami berdiskusi dengan komunitas sepeda nanti,” katanya.

Saat nanti Keppres diterbitkan, Menpora Imam Nahrawi akan membuat turunannya payung hukum berupa Peraturan Menteri (Permen). Kementerian lain yang bersinggungan pun akan turut membuat Peraturan Menteri lainnya.

“Misalnya jika ada Hari Bersepeda Nasional artinya perlu ada jalur bersepeda, yang mana Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat yang mengeluarkan keputusan-keputusan yang kaitannya dengan jalur. Kemudian kepolisian terkait pengamanan. Pokoknya mereka akan memposisikan masing-masing, kami fungsinya untuk memanage,” tutur Isnanta.

Sember : detik.com

Load More Related Articles
Load More In Nasional

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga...

Polemik Impor Beras, Pertanu Dukung Bulog

KETUA Pertanu, Asgar Djuhaepa, saat panen raya bersama petani di Karawang Jawa Barat, Agus…