Kadis Ingatkan SKB Kasintuvu Aktifkan Pelayanan dan Disiplin ke Kantor

3 min read
0
143

PALU, SULTENGNEWS.com – Satuan Non Formal (SPNF) Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Kasintuvu Kota Palu dinilai kurang memerhatikan kedisiplinan kehadiran pegawainya. Sebab berdasar aduan, dalam beberapa kesempatan masyarakat yang datang ke kantor SPNF SKB Kasintuvu Kota Palu, di Jalan Yos Sudarso, Kelurahan Talise namun tidak mendapatkan salah satu pegawai pun.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kota Palu, H Ansyar Sutiadi S.Sos M.Si juga mengakui hal itu. Ansyar bahkan mengaku pernah mendapati langsung Kantor SPNF SKB Kasintuvu Kota Palu tutup dan terkunsi di saat jam kerja.

“Saya sendiri pernah mendapatkan, makanya saya tegur. Ketika saya Sidak, saya dapatkan itu (kantor tertutup),” ujar Ansyar Sutiadi ditemui sultengnews.com, Jumat (19/7).

Ansyar mengaku sudah mengingatkan agar Kepala SPNF SKB Kasintuvu mengajak seluruh pegawainya untuk disiplin dalam bekerja. Hadir di kantor sesuai jam kerja kantor.

“Saya sudah pernah tegur Kepala SKB tersebut agar mengaktifkan pelayanan. Kemudian disiplin dalam bekerja. Tidak boleh ada pekerjaan itu di luar kantor,” ucapnya.

Kepala SPNF SKB Kasintuvu Kota Palu, Sarjana SPd MPd yang ditemui di ruangnya menyebutkan, total pegawai di SPNF SKB Kasintuvu Kota Palu berjumlah 18 orang. 7 orang Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan 11 orang pegawai harian lepas (PHL).

“Memang tidak pernah full karena cuma segini. Apalagi konsentrasi kerjanya di lapangan,” terangnya.

Pantauan media ini, di Kantor SPNF SKB Kota Palu, Jumat pagi, memang tampak lengang. Total hanya ada 4 orang pegawai yang hadir dari total 18 pegawai SPNF SKB Kasintuvu Kota Palu. Sarjana menjelaskan hal itu karena sebagian pegawai bertugas di lapangan.
Sarjana menjelaskan, sebagai pendidikan non formal pihaknya fokus ke pendidikan kesetaraan. Pembuatan paket A, B, dan C. Kegiatan non formal seperti pendidikan kewirausahaan dan pendidikan mandiri untuk masyarakat umum.

“Kantor ini kan non formal itu yang harus dipahami. Banyak kegiatan kami turun langsung ke masyarakat. Misalnya membuat tata rias rambut untuk, agar masyarakat punya keterampilan,” pungkasnya. NAL/JMY

Load More Related Articles
Load More In Palu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga...

Bapeda Sosialisasi Perbaikan Tata Kelola Data

Suasana sosialisasi Perpres no 39 tahun 2019 tentang satu data Indonesia. FOTO : RAMADHA/S…