Erick Thohir Ketua Timses Jokowi – Ma’ruf Amin

5 min read
0
199

JAKARTA, SULTENGNEWS.com – Teka-teki soal ketua tim sukses Joko Widodo – KH Ma’ruf Amin resmi terpecahkan. Adalah pengusaha Erick Thohir yang didapuk sebagai ketua timses petahana Presiden Joko Widodo.

Pengumuman disampaikan langsung oleh Jokowi yang didampingi bakal cawapresnya, KH Ma’ruf Amin serta para Sekretaris Jenderal (Sekjen) partai pengusung.

“Ketua Tim Kampanye Nasional adalah Bapak Erick Thohir,” ujar Jokowi di Posko Cemara, Menteng Jakarta Pusat, Jumat (7/9/2018).

Erick sendiri hadir langsung saat pengumuman. Para sekjen partai pengusung dan pendukung Jokowi-Ma’ruf yang tergabung dalam Koalisi Indonesia Kerja (KIK) hadir.

Nama Erick sebelumnya menjadi yang terdepan untuk mengisi posisi ketua timses Jokowi. Sukses dalam penyelenggaraan Asian Games 2018 sebagai Ketua Inasgoc jadi salah satu alasan penunjukan Erick.

Erick merupakan pria kelahiran 30 Mei 1970. Dia menempuh studi sarjana dan master di Negeri Paman Sam. Gelar Bachelor of Arts dia dapatkan dari Gelndale University, California, Amerika Serikat. Kemudian gelar Master of Business Administration dari California State University.

Tangan dingin Erick, yang juga dekat dengan dunia kaum milenial, bikin Jokowi kepincut. Kini Erick ditunjuk menjadi Ketua Tim Kampanye Nasional Jokowi-KH Ma’ruf Amin.

Jokowi awalnya menyebut Erick mempunyai beberapa klub di berbagai bidang olahraga. Erick merupakan presiden dan pemilik saham mayoritas klub top Liga Italia, Inter Milan.
“Memiliki klub sepakbola, memiliki skuad basket, dan memiliki lain-lainnya. Tapi yang jelas, dalam setiap hal yang dia pimpin, itu selalu mendapatkan kesuksesan,” ujar Jokowi

Jokowi lalu mengungkit kesuksesan terbaru yang diukir Erick. Jokowi berbicara soal pergelaran Asian Games 2018. “Terakhir tentu saja kita mengingat dia adalah Ketua Inasgoc di Asian Games 2018,” ucap Jokowi.

JK Ketua Dewan Pengarah Timses

Nama Jusuf Kalla masuk timses Pilpres 2019. JK menjadi ketua dewan pengarah tim kampanye nasional.
“Saya mengumumkan bahwa Ketua Dewan Pengarah Tim Kampanye Nasional Pak JK,” kata Jokowi di Posko Cemara, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (7/9/2018).

Jokowi mengumumkan nama JK bersama para sekjen parpol koalisi. JK ikut hadir dalam pengumuman bersama Erick Thohir. Menurut Jokowi, dipilihnya JK sudah didasari diskusi bersama parpol koalisi dan relawan.

Struktur TKN Jokowi-Ma’ruf terdiri dari 10 bagian. Dari Ketua TKN–yang belum diumumkan Jokowi–kemudian Dewan Penasihat, Dewan Pengarah, Wakil Ketua TKN, Sekretaris, Wakil Sekretaris, Bendahara, Wakil Bendahara, juru bicara, hingga direktorat.

Para ketum parpol masuk sebagai dewan penasihat. Sedangkan dewan pengarah adalah gabungan senior parpol dan tokoh nasional.

Cerita Erick Thohir Saat Dipanggil Jadi Ketua Timses

Erick Thohir sudah resmi diumumkan menjadi Ketua Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma’ruf Amin. Erick lalu menceritakan momen dia dipanggil Jokowi terkait jabatan ini.

“Saya waktu itu dipanggil beliau, dipertemukan dengan sahabat-sahabat,” kata Erick sambil menunjuk sekjen-sekjen parpol pendukung Jokowi. Hal itu disampaikan Erick usai pengumuman ketua timses di Posko Cemara, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (7/9/2018). Saat dipanggil Jokowi, Erick diajak bicara soal manajemen.

“Saya diminta sumbangsih dari bidang manajemen dan pemikiran,” ucap pengusaha tersebut.
Sebelumnya, Jokowi sudah lebih dahulu mengungkapkan alasan memilih Erick Thohir. Menurutnya, semua yang dipimpin Erick selama ini selalu sukses.

“Memiliki klub sepakbola, memiliki skuad basket, dan memiliki lain-lainnya. Tapi yang jelas, dalam setiap hal yang dia pimpin, itu selalu mendapatkan kesuksesan,” ujar Jokowi

Jokowi juga mengungkit kesuksesan terbaru yang diukir Erick. Jokowi berbicara soal pergelaran Asian Games 2018. ***

Sumber : Detik.com

 

Load More Related Articles
Load More In Politik

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga...

Gerindra Dituding Ulur – Ulur Pengisian Jabatan Wagub

PALU, SULTENGNEWS.com – Pengisian Jabatan Wakil Gubernur (Wagub) Sulteng yang ditinggalkan…