Dispar Sulteng Bersama Dispar Tolitoli Gelar Bimtek Pengembangan Desa Wisata

4 min read
0
101

Wakil Bupati Tolitoli, Abd Rahman bersama Kepala Dispar Sulteng, I Nyoman Sriadijaya di acara Bimtek. FOTO : DISPAR SULTENG

PALU, SULTENGMEWS.com – Dinas Pariwisata (Dispar) Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) melalui Bidang Pengembangan Destinasi Pariwisata bekerja sama dengan Dinas Pariwisata Kabupaten Tolitoli mengadakan Bimbingan Teknis (Bimtek) pengelolaan dan pengembangan desa wisata yang diikuti Dinas Pariwisata seSulawesi Tengah dan para aparat desa dari beberapa Kabupaten di Sulteng, di Hotel Mitra Utama, Jalan Malatuang, Kelurahan Baru, Kecamatan Baolan, Kabupaten Tolitoli, Senin hingga Rabu (8-10 Juli 2019).

Kepala Dispar Sulteng, I Nyoman Sriadijaya saat disambut dalam pelaksanaan Site Visit. FOTO : DOK. DISPAR SULTENG

Hadir pada kegiatan itu, Wakil Bupati Tolitoli, Hi Abd Rahman Hi Budding. Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Sulteng, Drs I Nyoman Sriadijaya MM. Kepala Bidang Pengembangan Destinasi Pariwisata Dispar Provinsi Sulteng, Dra Rahmidar MSi. Kepala Bidang Pengembangan Destinasi Kabupaten Tolitoli, Nurahman Syah SP MM. Serta para pejabat Dinas Pariwisata Kabupaten Tolitoli.

Kepala Dispar Provinsi Sulteng, I Nyoman Sriadijaya dalam sambutannya menyebut Bimtek ini tujuannya agar para peserta Bimtek yang terdiri dari Dinas Pariwisata Kabupaten-kabupaten dan para aparat desa bisa mendapat informasi dan pencerahan terkait pengembangan desa wisata. Sehingga Dinas Pariwisata Kabupaten-Kabupaten dapat bersinergi dengan aparat desa untuk mengembangkan desa wisata di daerah masing-masing.

Tujuannya agar meningkatkan percepatan pembangunan kepariwisataan dan meningkatkan arus kunjungan wisatawan nusantara (Wisnu) dan wisatawan mancanegara (Wisman) serta memberikan andil dan dorongan terhadap ekonomi di Provinsi Sulteng.

I Nyoman Sriadijaya menyampaikan besar harapannya, jika Dinas Pariwisata di daerah dan aparat desa sudah sepaham tentang pentingnya desa wisata, maka ke depannya akan lahir desa-desa wisata di Provinsi Sulteng yang akan meningkatkan kunjungan wisatawan. Jika desa wisata sudah ada di daerah-daerah sambungnya maka secara otomatis bersesuaian dengan percepatan pembangunan pariwisata di masing-masing daerah.

Kepala Dispar Sulteng, I Nyoman Sriadijaya saat melihat langsung Rumah Langko yang merupakan keunikan di Desa Malangga karena bagian atas rumah dijadikan tempat jemuran cengkeh dan padi. FOTO : DOK DISPAR SULTENG

Penanggung Jawab kegiatan, Dra Rahmidar MSi mengatakan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tolitoli sudah menetapkan Desa Malangga, Kecamatan Galang sebagai Desa Wisata. Makanya kata Rahmidar, dalam rangkaian Bimtek itu, juga dilakukan Site Visit ke Desa Malangga.

Rahmidar mengakui desa ini punya keunikan tersendiri. Di antaranya kata Rahmidar, Desa Malangga memiliki air terjun, wisata of road, tracking, ekowisata, pembuatan gula merah. Yang tidak kalah uniknya kata Rahmidar, di Desa Malangga, ada yang disebut Rumah Langko. Yakni rumah warga yang bagian atasnya terbuka sehingga di atas rumah dijadikan tempat penjemuran padi dan cengkeh.

“Desa ini bisa jadi contoh jika sudah terkelola. Suasananya sejuk dan hanya sekitar 15 KM dari Ibu Kota Tolitoli. Akasesibilitasnya juga bagus,” tutupnya. JMY

Load More Related Articles
Load More In Sulteng

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga...

Masykur Usulkan Pemda Segera Bangun Pabrik Semen di Morowali

PALU, SULTENGNEWS.com – Ketua Fraksi Partai NasDem DPRD Provinsi (Deprov) Sulawesi T…