Disdikbud Palu Perkenalkan Gerakan SAGUSABU

2 min read
0
110





Para Murid SDN Layana sedang membaca buku sebagai wujud gerakan Satu Guru Satu Buku (SAGUSABU) saat ini terus digalakkan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbus) Kota Palu. FOTO : IST

PALU, SULTENGNEWS.com – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Palu, kembali membuat terobosan dengan gerakan satu guru satu buku (SAGUSABU). Gerakan ini bertujuan untuk membuat para guru termotivasi membaca buku atau pun menulis agar tercipta budaya literasi disetiap sekolah demi terwujud pendidikan yang bermutu.

“Saya sangat berharap para sahabat kepala sekolah mampu mendorong gerakan satu guru satu buku ini di sekolah masing masing,” ujar Kepala Disdikbud Kota Palu, Ansyar Sutiadi S.Sos.,M.Si melalui pesan di Group WhatsApps, Kamis (8/8/2019).

Menurut Ansyar Sutiadi, gerakan SAGUSABU didesain untuk menciptakan  budaya ilmiah di lingkungan sekolah, sehingga setiap guru harus mampu menghabiskan satu buku untuk dibaca.

Bahkan lebih baik lagi jika guru dapat menulis buku, sehingga betul-betul tercipta budaya literasi dimana budaya literasi menjadi kunci bagi pendidik dan peserta didik, sehingga terwujud budaya tiada hari tanpa literasi.

Literasi sebagai budaya dalam peningkatan mutu dan kualitas pendidikan, sebagai bentuk pengaplikasian budaya ilmiah dilingkungan sekolah.

“Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Palu bertekad, untuk meningkatkan mutu dan kualitas pendidikan di wilayah Kota Palu, agar terwujud cita-cita bersama dengan kerja cerdas, kerja keras dan kerja ikhlas,” tutupnya. NAL

Load More Related Articles
Load More In Pendidikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga...

HMI Cabang Palu Kampanyekan Budaya Literasi

Para peserta pelatihan Senior Course (SC) yang merupakan salah satu model pendidikan forma…