Dana Bantuan Gempa Untuk Pembangunan Sekolah di Parimo Dicairkan

3 min read
0
205

Para pekerja saat melakukan penggalian pondasi pembangunan sekolah di Desa Paranggi. Bantuan itu, merupakan bantuan gempa yang terjadi pada 28 September 2018 lalu. FOTO : ABDUL RIFAI/SN

PARIGI MOUTONG, SULTENGNEWS.com –
Setelah bantuan perumahan korban gempa di Kabupaten Parigi Moutong (Parimo) Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) dicairkan beberapa waktu lalu, kini bantuan sejumlah sekolah di Kebupaten Parimo juga dicairkan.



Bantuan itu berupa rehabilitasi dan renovasi sarana dan prasarana serta bangunan sekolah.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Kadisdikbud) Kabupaten Parimo, Adrudin Nur, S.Pd.,M.Si saat dihubungi media ini menyampaikan, sumber dana bantuan pembangunan sekolah berasal dari Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

“Sumber dananya dari PUPR. Verifikasi dan penetapan sekolah penerima semua lewat PUPR, termasuk melaksanakan tender menetapkan siapa pemenangnya semua juga dari PUPR dinda,” tulisnya melalui pesan WhatsApp, Senin (16/9/2019).

Dikatakan, jumlah sekolah penerima bantuan yaitu 14 sekolah dengan total anggaranya Rp18.278.708.000 dengan rincian SD Inpres 2 Sausu Rp850.599.000, SD Negeri 1 Sausu Trans Rp650.147.000, SDK Tamasovo Rp1.530.944.000, SD Kecil Bonesompe Rp991.458.000, SD Negeri 1 Lemo Rp1.211.455.000, SDK Poraegoa Indah Paranggi Rp2.245.600.000, SD Negeri Amalalang Kasimbar Selatan Rp1.176.527.000, SD SDK Terpencil Ogolongkab Rp1.952.379.000, SD Negeri 1 Bobalo Rp1.044.921.000, SD Inpres 1 Ulatan Rp1.712.718.000, SDN Ogomegang Daerah Khusus Rp1.538.800.000, SD Negeri Despot Onka Rp2.015.860.000, SD Kecil Bomban Rp839.100.000 dan SD Negeri Siendeng Rp518.200.000.

Pengawas Lapangan, Ferdi yang mengaku hanya mengwasi satu sekolah saja saat di temui media ini di salah satu lokasi tempat pembangunan Gedung Sekolah SDK Poraegoa Indah Paranggi Kecamatan Ampibabo mengungkapkan, pelaksanaan pekerjaan sudah dimulai tanggal 16 September 2019.



“Pelaksanaan pekerjaannya dimulai hari ini (Senin, 16 September 2019),“ ujar Ferdi.

Dia menyampaikan bahwa proses pekerjaan bembangunan bantuan sekolah akan berakhir pada Desember 2019 mendatang.

“Kalalu berdasarkan jadwal Desember 2019 selesai. Muda-mudahan tidak ada halangan,” tutupnya. FIK

Load More Related Articles
Load More In Pendidikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga...

UPBJJ Universitas Terbuka Palu Gelar Seminar Akademik

Ketua Senat Universitas Terbuka, Prof Dr Chanif Nurcholis saat menjadi narasumber pada keg…