AXA Mandiri Syariah Serahkan Bantuan Rumah Senilai Rp500 Juta Untuk Dai dan Daiah

8 min read
0
247

Chief of Sharia AXA Mandiri, Srikandi Utami saat menandatangani prasasti peresmian pembangunan rumah untuk para dai dan daiah korban bencana di Palu, Sigi dan Donggala (Pasigala) di Desa Tinggede Selatan, Rabu (27/11/2019). FOTO : MAHFUL/SULTENGNEWS.COM

SIGI, SULTENGNEWS.COM – Unit PT AXA Mandiri Financial Services (AXA Mandiri Syariah), menyerahkan bantuan rumah senilai Rp500 juta untuk dai dan daiah korban bencana Palu, Sigi dan Donggala (Pasigala) pada 28 September 2018 lalu.

Chief of Sharia AXA Mandiri Srikandi Utami, Direktur Islamic Development Fund (IDF) MUI Pusat Misbahul Ulum, Area Head Bank Mandiri Palu Bambang Indritamoko usai penandatanganan prasasti peresmian pembangunan rumah untuk para dai dan daiah korban bencana di Palu, Sigi dan Donggala (Pasigala) di Desa Tinggede Selatan, Rabu (27/11/2019). FOTO : MAHFUL/SULTENGNEWS.COM

Chief of Sharia AXA Mandiri Srikandi Utami dalam sambutannya mengatakan, pembangunan hunian tersebut merupakan salah satu kegiatan penyaluran dana surplus underwriting yang terkumpul dari pemasaran asuransi syariah. AXA Mandiri berkontribusi terhadap pembangunan empat unit hunian senilai Rp500 juta dari dana surplus underwriting atau dana keuntungan dari pemasaran asuransi syariah.

“Kami berharap dengan adanya hunian ini, dapat membantu memulihkan dan meningkatkan kembali kualitas hidup para dai dan daiah di Kota Palu, Sigi dan Donggala setelah gempa bumi, tsunami dan likuifaksi,” ujar Srikandi Utami saat menyampaikan sambutan pada peresmian hunian dari AXA Mandiri di komplekx Al-Markas Al-Islami islamic center milik MUI Suleng di Desa Tinggede Selatan, Rabu (27/11/2019).

Dikatakan, bantuan hunian para dai dan daiah itu, merupakan bentuk nyata kontribusi AXA Mandiri Syariah dalam pengembangan masyarakat yang sejalan dengan tujuan perusahaan yakni memberdayakan masyarakat agar memiliki kualitas hidup yang lebih baik.

Direktur Islamic Development Fund (IDF) MUI Pusat, Misbahul Ulum dalam kesempatan itu mengatakan, awal mula program pembangunan Markas Islamic Center MUI di Desa Tinggede itu, merupakan inisiatif dari KH Ma’ruf Amin yang saat ini menjadi Wakil Presiden RI bersama perwakilan dari Taiwan.

Direktur Islamic Development Fund (IDF) MUI Pusat Misbahul Ulum saat menyampaikan sambutan pada peresmian pembangunan rumah untuk para dai dan daiah korban bencana di Palu, Sigi dan Donggala (Pasigala) di Desa Tinggede Selatan, Rabu (27/11/2019). FOTO : MAHFUL/SULTENGNEWS.COM

Saat itu kata Misbahul Ulum, perwakilan dari Taiwan berencana membangun warga yang terdampak bencana di Sulteng melalui MUI Pusat. Kemudian dicarilah solusinya melalui pemerintah untuk pengadaan lahan, awalnya hanya 1.100 meter, lalu bertambah terus hingga saat ini sudah hampir 2 hektar.

“Kami masih sangat terbuka, jika klaster – klaster itu dijadikan klaster Bank Mandiri dan Bank Syariah Mandiri. Apalagi kita tahu, banyak dana – dana CSR yang bisa diberikan. Sumbangsi para muksinin dan dari AXA Mandiri, sangat berarti bagi program MUI melalui IDF MUI,” ujar Misbahul Ulum.

Menurutnya, rumah – rumah hunian yang dibangun akan diperuntukan bagi pegiat – pegian pendidikan yang terdampak bencana seperti para guru, dai dan daiah di Kota Palu, Sigi dan Donggala. Saat ini, sudah dibangun 20 unit dan kedepan akan dibangun lagi 20 unit, serta pembangunan pusat inkubasi bisnis syariah.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada AXA Mandiri yang telah ikut berkontribusi atas pembangunan rumah dalam projet IDF MUI, karena projet ini benar – benar nyata dan dapat dipertangggungjawabkan,” katanya.

Misbahul Ulum menambahkan, bantuan AXA Mandiri itu merupakan peran penting dari putra daerah Sulteng yang menjadi dewan pengawas di AXA Mandiri Syariah yaitu Prof.Dr. Huzaimah T.Yanggo yang merupakan intelektual muslimah asli Palu kuliah hingga doktor di Al-Azhar Mesir.

“Prof. Dr. Huzaimah merupakan salah satu ketua yang membidangi fatwa di MUI. Jadi kalau ada pertemua dengan para mufti di Arab Saudi, beliau adalah satu – satunya perempuan dari Indonesia yang ikut,” tuturnya.

Area Head Bank Mandiri Palu, Bambang Indritamoko mengatakan, rumah yang dibangun sangat luar biasa jika dibandingkan dengan rumah bantuan lainnya. Olehnya, dia sangat mengapresiasi AXA Mandiri yang sudah menjalankan amanahnya dari para pemegang polis syariah dengan membangun rumah bagi para dai dan daia korban bencana.

“Kami dengan AXA Mandiri adalah group bukan lagi membawa embel – embel bank, karena kami financial atau institusi keuangan yang memiliki banyak anak perusahaan seperti Bank Syariah Mandiri, AXA Mandiri, Mandiri Taspen, Madiri Inhert, Mandiri Utama Finance, Tunas Mandiri Finance dan banyak anak perusahaan lainnya,” ujarnya.

Foto bersama setelah melakukan peninjauan rumah yang dibangun AXA Mandiri di komplek Al-Markas Al-Islam MUI Sulteng, Rabu (27/11/2019). FOTO : MAHFUL/SULTENGNEWS.COM

Dikatakan, Bank Mandiri bersama anak perusahaan lainnya juga sudah membangun Hunian Sementara (Huntara) kepada korban bencana sebanyak 250 unit yang diberikan kepada korban likuifaksi di Desa Sibalaya Selatan 100 unit dan di Desa Dolo sebanyak 150 unit Huntara.

“Saya selalu sampaikan kepada anak – anak group bahwa jangan hanya membantu di depan saja, tapi selalu memberikan kunjungan pada daearah daerah binaan, sehingga bantuan yang kami sampaikan tidak lepas diawal. Kami ingin korban bancasna bisa mandiri, bisa meperbaiki ekonominya dan bisa bangkit,” terangnya. FUL

Load More Related Articles
Load More In Daerah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga...

Sempat Terhenti, Pembangunan Gedung Perpustakaan SDK Poraegoa Akhirnya Dilanjutkan

Aktivitas pembangunan perpustakaan yang akhirnya dilanjutkan kembali setelah sempat terhen…